Jumat, 11 Desember 2009
Inter-Tainment
PARIS -- Drama penyisihan grup Liga Champions berakhir sudah. Setelah sehari sebelumnya 12 tim memastikan tiket fase knock out, Kamis, 10 Desember dini hari Wita, empat tiket sisa mendapatkan "tuannya". Lengkap sudah 16 kontestan dalam laga hidup mati yang mulai digelar 16 Februari mendatang.
Grup F menjadi grup terpanas dalam matchday keenam kemarin. Pasalnya, keempat kontestan masih berpeluang lolos. Akhirnya, dua tim raksasa yang sejak awal diunggulkan, Barcelona dan Inter Milan, lolos ke 16 Besar. El Barca, juara bertahan Liga Champions, menjadi juara grup.
Klub raksasa Catalan tersebut bertandang ke Kyiv, Ukraina, dengan target jangan sampai kalah. Meski pun hasil terburuk harus tumbang dari tuan rumah Dynamo Kyiv, asalkan tidak dengan margin tiga gol, El Barca tetap lolos.
Hasil akhir, sempat tertinggal lebih dahulu lewat gol cepat Artem Milevskiy pada menit ke-2, Barcelona mampu bangkit dan menuntaskan pertandingan 2-1. Dua gol balasan lahir dari Xavi Hernandez dan Pemain Terbaik Eropa 2009, Lionel Messi.
"Sebuah laga unik yang sangat penting bagi kami. Tapi saya bahagia pemain kami mampu menunjukkan apa yang harus dilakukan saat tertinggal," ujar pelatih Barcelona, Pep Guardiola seperti dikutip AFP. "Kami telah melakukan yang terbaik dan saya puas bisa finish di puncak klasemen. Memang fase knock out selalu sulit, tapi kami sudah siap," lanjut Guardiola.
Di Giuseppe Meazza, Inter Milan tampil menghibur untuk mengatasi tim penuh kejutan asal Rusia, Rubin Kazan. Ditarget harus menang, pasukan Jose Mourinho mampu menjawabnya lewat gol Samuel Eto'o dan Mario Balotelli. Meski kalah, Kazan masih akan berlaga di pentas Eropa, di ajang Europa League.
"Musim lalu kami lolos dari kualifikasi grup dengan dua kekalahan dan tujuh poin. Musim ini sedikit lebih baik karena kami menang di laga terakhir dan mendapat sembilan poin," jelas Mourinho pada AP.
Mourinho pantas lega.
The Special One, julukan pelatih asal Portugal tersebut, awalnya dalam posisi genting. Jika gagal meloloskan Nerazzurri, posisinya bakal diisi orang lain akhir musim nanti. Namun, spekulasi ini langsung dibantah mantan manajer Chelsea tersebut. "Tak seorang pun di Inter yang menyinggung hal tersebut. Tidak sebelum dan setelah pertandingan," tegasnya.
Soal 16 Besar, Mourinho tak pilih lawan. Hitung-hitungan saat drawing nanti, sebagai runner up, mereka bisa saja bersua lawan berat. (lihat aturan drawing). Musim lalu, Inter langsung disingkirkan Manchester United di 16 Besar.
"Kami punya enam kemungkinan lawan dalam drawing. Inter bisa bertemu tim Inggris (United, Chelsea, atau Arsenal). Kami tahu ini akan sulit karena gaya bermain yang sangat berbeda. Bisa juga kami bertemu salah satu wakil Spanyol (Real Madrid atau Sevilla), atau wakil Prancis, Bordeaux," jelas Mourinho.
Selain dua tiket di Grup F, dua tiket sisa diperebutkan di Grup G dan H. Meski takluk 0-1 dari tuan rumah Olympiakos, Arsenal tetap menjadi juara grup. Olympiakos menjadi runner up, menyisihkan Standar Liege (Belgia) yang hanya bermain imbang dengan AZ Alkmaar (Belanda).
Turun dengan pasukan muda, tak ada penyesalan dari manajer The Gunners, Arsene Wenger. Dia justru kaget tak kalah dengan selisih gol besar. "Kami melihat dari sisi positifnya. Memberi kepercayaan penuh pada pemain muda untuk mendapat pengalaman di Liga Champions," tutur Wenger. "Tapi saya bahagia dengan performa kami kali ini," sebut profesor" asal Prancis tersebut.
Di Grup G, Sevilla yang sudah memastikan tiket ke 16 Besar, akhirnya menjadi juara grup. Gol tunggal lewat penalti Frederick Kanoute pada menit ke-8, membuat raihan poin wakil Spanyol tersebut tak terkejar lagi. Jatah runner up menjadi milik klub Jerman, Stuttgart yang menang 3-1 atas Unirea Urziceni (Rumania).
Lolos ke 16 Besar Liga Champions menjadi prestasi tersendiri bagi Stuttgart yang terseok di Bundesliga. Pekan ini, pelatih Markus Babbel bahkan harus digantikan mantan bosa Tottenham Hotspur, Christian Gross. "Sebuah paradox kami mampu lolos ke 16 Besar Liga Champions. Padahal, di Bundesliga kami hanya berada di peringkat 16," tutur kiper Jens Lehmann.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar