Lebih diuntungkan, Juventus harus menerima nasib tersingkir dari persaingan Liga Champions. Bianconeri pada matchday terakhir penyisihan Grup A di Stadion Olimpico Grande Torino, Rabu (9/12) dini hari dibantai tamunya, Bayern Muenchen dengan skor 4-1. Dengan demikian, Bayern lah yang berhak mendapat satu tiket tersisa ke babak perdelapan final dengan status sebagai runner up grup. Raksasa Jerman itu mengantongi nilai 10, sedang Juve tetap dengan delapan poin di peringkat ketiga. Sementara itu Bordeaux yang pada partai lain menang tipis 1-0 atas Maccabi Haifa makin mengokohkan posisinya sebagai pemuncak klasemen. Tim asal Prancis yang mengantongi poin 16 ini tercatat belum pernah terkalahkan selama babak penyisihan grup.
Selain Bayern, matchday keenam dini hari tadi juga meloloskan tiga klub lain ke fase knock out yaitu CSKA Moscow di Frup B dan Real Madrid serta AC Milan dari Grup C. Sedang empat tim yang mendapat jatah berlaga di Liga Eropa adalah Juventus, VfL Wolfsburg, Marseille dan Atletico Madrid.
Bayern memang tampil luar biasa di Turin. Untuk unggul 4-1, mereka harus ketinggalan lebih dahulu menit ke-19. Kondisi mereka di awal laga juga lebih tertekan dibandingkan Juve, karena harus bermain di kandang lawan tanpa diperkuat sejumlah pilar yang cedera seperti Frank Ribery dan Luca Toni. Di tambah lagi dari sisi poin, Juve waktu itu sudah unggul satu angka, sehingga hanya perlu hasil imbang untuk melangkah ke babak selanjutnya.
Gol Juve dicetak oleh David Trezeguet. Diawali umpan Marchisio dari lapangan tengah, sambil menjatuhkan diri, Treze menembak bola yang gagal dibendung kiper Jorg Butt.
Bayern akhirnya menyamakan kedudukan menit ke-30 saat wasit menunjuk titik putih akibat pelanggaran Martin Caceres kepada Ivica Olic. Jorg Butt yang maju sebagai eksekutor sukses menempatkan bola di sisi kanan jala Buffon.
Tiga gol Bayern lainnya lahir pada babak kedua yaitu melalui Olic menit ke- 52 yang memanfaatkan bola rebound Buffon, Mario Gomez menit ke-83 dan Anatoliy Tymoschuk menit ke-90.
Kemenangan Bayern sekaligus memupus rekor cemerlang Bayern yang tidak terkalahkan alam 17 partai kandang di kancah Eropa. "Kami sangat hebat malam ini, memainkan sepakbola yang sangat bagus dan pantas untuk memenangi pertandingan," ungkap Direktur Olahraga Bayern, Karl-Heinz Rummenigge, kepada Sky Sports Italia usai.
Kehebatan FC Hollywood juga diakui pelatih Juve, Ciro Ferrara. Ini merupakan kekalahan terbesar Si Nyonya Tua selama mereka berkompetisi di Eropa, setelah yang pertama dari Manchester United dengan skor 3-0 pada 25 Februari 2003. Ini juga menjadi kegagalan kedua Juve melangkah ke babak knock out sejak musim 2000- 2001.
"Kami tidak cukup baik bahkan hanya untuk menahan imbang Bayern. Mereka lebih superior dan sangat tajam," cetus Ferrara.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar