Selasa, 15 Desember 2009

Rekaman Lengkap Rani-Antasari di Kamar 808

Rekaman yang berdurasi sekitar 20 menit tersebut diambil dari HP Nasrudin merek Nokia E-63 dan diperdengarkan oleh saksi ahli Ruby Alamsyah yang di hadirkan JPU dengan mantan Ketua KPK itu di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (15/12).

Dari keseluruhan rekaman memang tidak begitu terdengar jelas dialog yang diperdengarkan. Namun, dari beberapa kata sempat terdengar dengan jelas, terutama kata-kata manja terus terucap dari bibir Rani, istri siri Dirut PT Putra Rajawali Banjaran Nasruddin Zulkarnaen. Berikut adalah transkrip rekaman Antasari dengan Rani Juliani.

[Percakapan dimulai dari Nasruddin (Nas) ke Rani (Ran)]

Nas: Sedang dimana?

Ran: Lagi dirumah temen

Nas: Ya sudah HP jangan dimatikan

Ran: Ah bapak begitu

[Dalam posisi HP tetap terekam, Rani menemui Antasari (An) di kamar 808, Hotel Grand Mahakam]

An:...

Ran: Hahaha, hih bapak jangan galak dong

An:...

Ran: Hi...Bapak hahaha

An: ...

Ran:..

(Ketua Majelis Hakim Herri Swantoro memotong dengan menanyakan suara siapa yang sedang diperdengarkan. Saksi Ahli Ruby Alamsyah menjawab, suara Antasari pak. Dijelaskan dia, dirinya sudah berkoordinasi dengan pada Awal Juni meminta sampel suara Antasari dengan Sigid. Dari sampel tersebut terlihat strukturnya sama. Rekaman pun dilanjutkan)

An:...

Ran: Hihihihi

An: Hahaha

Ran: Hi... hi... hi... hi, ah bapak gitu baget, hihihihi

An:... (terlihat sedang berbicara, namun tidak terdengar jelas pembicaraan keduanya)

Ran: Hihihihi

(Keduanya terdiam, suasana kamar pun hening)

Ran: Ah, bapak gitu banget

An:...

Ran: Hahaha

An: Hahaha

Ran:...

An: Kamu gitu nggak?

Ran: Nggak, hahaha

Ran: Kalau telepon nggak pernah diangkat pak

An:...

Ran:...

(Keduanya kembali terdiam, suasana kamar pun kembali hening)

Ran: Mmm, jangan ngambek dong (rayu Rani)

An:...

Ran: Hihihihi

An:...

(Pembicaraan Rani-Antasari terpotong dengan suara Nasruddin yang sedang menerima telepon. Namun percakapannya tidak terdengar jelas. Pembicaraan Antasari dengan Rani kembali dilanjutkan, namun masih tetap tidak terdengar jelas)

An:...

Ran:...

Ran: Bapak (dengan suara manja)

An:...[jib]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar