Senin, 14 Desember 2009

Pemimpin Super Sleeping

Kondisi bangsa saat ini begitu menegangkan, karena begitu banyaknya masalah yang terus melanda negeri kita INDONESIA. Akhir tahun ini, negara kita dilanda masalah yang paling memalukan yaitu dengan adanya kasus Korupsi serta kasus siCantik Prita.
Menurut anda pembaca, apakah negara kita ini sudah dapat dikatakan sebagai negara hukum? dan apakah hukum yang selama ini telah diterapakan sudah relevan?
semua orang pasti mengatakan itu semua hanyalah isapan jempol, atau lebih extrem lagi dengan sebutan aksesoris(pajangan). Kembali pada masa kepemimpinan Presiden kita yang pertama bapak "Soekarno", beliau adalah sosok pemimpin yang cekat, cepat, dan sikat semua masalah yang melanda negara Indonesia. Beliau juga tidak pernah berbelit-belit dalam menyelesaiakan masalah, juga tidak terlalu ngobral janji. Semuanya dijalankan sesuai prosedur yang telah terkoordinasi, lain lagi kalau bicara soal Indonesia pada zaman sekarang. Penegak hukumnya saja suka tidur dalam forum, dan itu disiarkan secara langsung oleh rakyat indonesia. Apakah pantas yang selama ini Pemimpin jadi Tuntutan, sekarang terbalik menjadi Tontonan. Padahal itu masalah sepeleh, tetapi kalau kita peka terhadap hukum yang berlaku ditiap lembaga-lembaga hukum seperti adanya Kode Etik. Kita bisa menguaknya pada media-media yang telah ada, dengan catatan agar para penegak hukum di Indonesia tidak melakukan hal yang semacam itu. Hhemmm, padahal itu masalah yang tertangkap oleh mata kita, semuanya hanya diam tanpa ada yang berani menegur secara langsung.
Seandainya saja semua kebusukan para penegak hukum dilelang, pasti banyak yang berminat untuk mempelajarinya.
Ingat pada janji diri kita masing-masing " kalau penegak hukumnya sudah tidak menempatkan sesuatu pada tempatnya, tidak mementingkan kepentingan rakyat, seenaknya saja melakukan apapun tanpa melalui prosedur hukum,dan hukum jadi lingkup bisnis maka FATAL pemerintahan tersebut, tetapi meskipun negaranya itu non-muslim asalkan para penegak hukumnya adil dan bijaksana, maka baiklah pula pemerintahannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar